
Berhentilah Menebak Waktu Pengeringan Produk Anda
Selama ini, kita terpaksa bekerja dengan cara yang tidak pasti. Kita menyetel kecepatan konveyor, berharap lampu pengering benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya, dan hanya berdoa agar produk tidak gagal dikeringkan. Ini merupakan cara kerja yang sangat stres.
Tapi situasinya mulai berubah. Dalam beberapa tahun ke depan, kita akan menggunakan lampu pengering yang mampu “berkomunikasi” dengan kita. Bayangkan sistem IoT yang dapat memberitahu kita secara real-time kondisi lampu tersebut, sehingga kita tidak perlu mencari tahu sendiri apa masalahnya.
Mengubah Panas Menjadi Informasi
Sejujurnya, tabung IR standar memang sangat sederhana. Tabung tersebut hanya mengambil daya listrik, lalu menjadi panas. Masalahnya adalah ketika tabung tersebut rusak atau tegangan listrik menurun, kita baru menyadarinya setelah melihat hasil produksi yang rusak di akhir proses produksi. Itu merupakan mimpi buruk.
Dengan memasang sensor dan modul komunikasi di dalam tubuh lampu, perangkat keras ini akhirnya dapat memberikan informasi yang berguna. Sekarang, kita dapat memantau suhu permukaan dan arus listrik lampu saat proses produksi masih berlangsung. Tidak perlu lagi menghentikan proses produksi hanya untuk memeriksa suhu lampu.
Kendala yang Harus Dihadapi
Namun, memasang perangkat elektronik di dekat area berpanas bukanlah hal yang mudah. Kita tidak bisa sekadar menempelkan chip Wi-Fi pada tabung kuarsa lalu menganggapnya sudah cukup.
Kita perlu menggunakan pelindung panas dan unit telemetri jarak jauh agar sensor tidak rusak begitu dihidupkan. Namun, semakin banyak sensor yang digunakan, semakin banyak pula bagian yang berpotensi rusak. Kita perlu lebih disiplin dalam menjaga perangkat elektronik tersebut dibandingkan lampu jenis lama.
Manfaatnya bagi Proses Produksi
Ketika lampu pengering mampu “berkomunikasi” dengan kita, maka proses tebakan menjadi tidak diperlukan lagi. Bayangkan jika ada bagian tertentu dari proses produksi yang mengalami penurunan kinerja sebesar 10%. Alih-alih mengetahuinya setelah tiga jam, sistem akan segera memberitahu kita. Kita pun dapat langsung menyesuaikan kecepatan konveyor untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan demikian, seluruh produk yang dihasilkan tetap berkualitas.
Hal ini membuat catatan proses pengeringan menjadi alat yang efektif, bukan sekadar buku catatan yang membosankan. Dengan demikian, kita tidak perlu repot-repot memeriksa kualitas produk, dan bisa mendeteksi kerusakan sebelum produk keluar dari proses pengeringan.